maii

Pengantar Sistem Komputer 1 C

Posted on: 02/12/2010

I. PENDAHULUAN
Pendidikan berkembang sejalan dengan peradaban manusia modern. Kegiatan belajar dan mengajar adalah bagian yang amat penting dari proses pendidikan. Tata cara atau metoda belajar dan mengajar amat menentukan hasil pendidikan. Manusia secara terus menerus memperbaiki metoda belajar dan mengajar. Mungkin, metoda belajar dan mengajar ini sudah dikembangkan ribuan tahun yang lalu. Dari yang sederhana, dengan menggunakan media tulis yang terbuat dari batu smapai kepada bentuk yang ada pada saat ini. Dimanfaatkannya papan tulis pada pertengahan abad ke Sembilan belas, dianggap seabagai awal dari bangkitnya metoda pendidikan modern. Penggunaan radio pada awal abad ke dua puluh untuk membantu proses belajar mengajar merupakan langkah maju selajutnya. Televise kemudian memberikan kemungkinan baru dalam dunia pendidikan.
Komputer akhirnya masuk kedunia pendidikan. Banyak ahli pendidikan yang berpendapat bahwa komputer mempunyai potensi besar untuk membantu proses pendidikan. Komputer memungkinkan para siswa untuk belajar sesuai dengan kecepatan belajar mereka masing-masing. Komputer dapat diprogram untuk bersikap tanggap dan bersahabat, sehingga para siswa dapat mengikuti pelajaran tanpa tekanan psikologis. Berkembangnya teknologi ko mputer menyebabkan meningkatnya bahan ajaran yang dapat ditampungnya.
Demam pendidikan dengan bantuan komputer ini tampak pula di iklan media massa seperti telivisi, radio, surat kabar dan majalah. Para orang tua terdorong untuk segara membeli perangkat pendidikan tersebut, karena khawatir anaknya akan ketinggalan zaman. Usaha cetak mencetak juga mengalami masa subur karena buku-buku tentang pendidikan dengan bantuan komputer termasuk jenis buku yang amat laris.

II. BELAJAR BERBANTUAN KOMPUTER ( CAI : Computer Assisted Instruction )
CAI adalah aplikasi komputer sebagai bagian integral dalam sistem pembelajaran terhadap proses belajar dan mengajar yang bertujuan membantu siswa dalam belajarnya bisa melalui pola interaksi dua arah melalui terminal komputer mau pun multi arah yang diperluas melalui jaringan komputer (baik lokal mau pun global) dan juga diperluas fungsinya melalui interface (antar muka) multimedia.
CAI telah cukup lama dikenalkan oleh para ahli komputer maupun ahli pendidikan, terutama di Negara maju. Beberapa istilah lainnya yang banyak dipergunakan adalah CAL, CBE, dan CMI.
1. Jenis-jenis Aplikasi CAI
Dalam aplikasi CAI, komputer secara langsung digunakan dalam proses belajar, sebagai pengganti pengajar atau pun buku. CAI sudah sejak tahun 1960, mulai digunakan di Amerika Serikat. Pada awalnya, karena ketteknologi, bentuk CAI masih amat sederhana dan kurang berhasil menarik minat pendidik untuk memanfaatkannya. Mereka sangat berhati-hati dalam memilih CAI untuk ruang lingkupnya. Akan tetapi, karena kemajuan tehnik perangkat lunak dan juga ko mputer mikro, banyak aplikasi CAI yang disempurnakan dan dianggap amat baik untuk diterapkan di sekolah-sekolah. Beberapa jenis aplikasi CAI yang menarik adalah :
 Latih dan Praktek (Drill and Practice). Para pengajar mnyediakan materi utama untuk para siswa. System CAI kemudian digunakan oleh siswa untuk menguji tingkat pengetahuan mereka. CAI menggantikan pengajar, akan tetapi dengan kecepatan pangajaran yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa. Guru dapat memberikan perhatian khusus untuk siswa yang lemah. Sedangkan siswa lainnya dapat terus belajar sesuai dengan kemampuan mereka.
 Penjelasan (Tutorial). System komputer digunakan untuk menyampaikan materi ajaran yang baru, dalam paket ini teknik mengajar, teknik evaluasi, alternative pertanyaan, dan jawabannya disiapkan dengan baik, sehingga siswa merasa seperti berinteraksi langsung dengan pengajar.
 Simulasi. Digunakan untuk mengkaji permasalahan yang rumit. Aspek penting dari objek dicatat oleh komputer yang memungkinkan siswa mengkaji kaitan antara besaran objek yang penting. Cara ini banyak digunakan di biologim transportasi, ekonomi dan ilmu komputer.
 Permainan. Untuk dunia akademis, permaianan sering kali dapat di manfaatkan untuk menambah pengetahuan, dengan cara yang santai.
Dalam modus latih dan praktek, komputer mengajukan pertanyaan, menerima jawaban siswa dan member komentar sesuai dengan jawaban yang ada. Bila siswa salah menjawab, komputer akan member tahu siswa bahwa jawabannya salah, dan sebaliknya.
Untuk aplikasi yang bersifat menjelaskan (tutorial), program yang dipersiapkan untuk CAI jauh lebih kompleks. Penyampaian informasi baru, yang mencakup tata cara mengajar untuk berbagai tingkatan kemampuan siswa. System harus cukup luwes untuk mengakomodasikan hal ini. Informasi diberikan secara bertahap, pada tiap tahap diberikan penjelasan dan contoh-contoh pemecahan masalah.
Simulasi amat berguna untuk mempelajari objek yang rumit dan melibatkan banyak besaran yang saling berhubungan. Misalnya, kita tertarik untuk mempelajari arus kendaraan pada suatu simpang empat. Komputer dapat deprogram untuk menangkap besaran penting dari objek yang disimulasikan, seperti urutan nyala lampu di persimpangan, perkiraaan kepadatan arus kendaraan dan arus alirannya dan sebagainya. Kemudian kita merumuskan hubungan dari besaran-besaran tersebut dalam program.
Permainan video yang telah sangat meluas, dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan untuk menambah penegetahuan siswa. Permaianan amat disenangi anak-anak dan remaja, sehingga hambatan psikologis antara komputer dan siswa praktis tidak ada.

2. System CAI Yang Terkemuka
Banyak perusahaan pembuat komputer yang bersaing dalam memperubutkan pasaran didunia pendidikan. Di samping itu, perusahaan perangkat lunak, juga berusaha mengambil manfaat dari demam komputer di bidang pendidikan. Dua system CAI yang amat terkenal di AS adalah PLATO dan TICCIT

PLATO
Plato sudah dimanfaatkan di University of Illinois, sejak tahun 1959. Pengembangannya dibiayai oleh NFS (National Science Foundation, Departemen Pendidika, beberapa perusahaan dan organisasi-organisasi yang berminat dan bergerak dalam bidang pendidikan.
PLATO mungkin merupakan system CAI yang terbesar di dunia. Rancangan aslinya didasarkan kepada perangkat keras mesin besar dengan banayak terminal, dimana para pekerja memanfaatkan masing-masing terminalnya untuk materi yang telah dipelajari. Terminal baku PLATO memiliki kemampuan sentuhan sensitive (touch sensitive) dan papan bilah (keyboard), disamping alat bantu lainnya seperti pembaca optis (optical scanner), disk video, dan unit pencetak. System dirancang untuk digunakan dalam berbagai jenis aplikasi seperti latin dan praktek, penjelasn dan simulasi. Dengan adanya fasilitas sentuhan sensitive, PLATO dapat digunakan oleh anak” yang belum mampu membaca dengan baik.
System PLATO pada umumnya terdiri dari satu komputer besar CDC dihunbungkan dengan jalur komunikasi ke terminal-terminal jarak jauh. System semacam itu dapat melayani sampai dengan 32 lokasi berbeda, masing-masing dengan 32 buah terminal. Jalur komunikasi dapat berupa satelit, kawat khusus, atau pun saluran telepon biasa. System ini mampu untuk melayani sejumlah besar siswa diberbagai tempat sekaligus, dengan materi ajaran dan tingkat kesulitan yang berbeda-beda.
Perangkat lunak PLATO dirancang untuk bantuan bahasa pemrograman TUTOR. Perangkata lunak dipersiapkan oleh sebuah regu perancang dalam waktu yag lama. Pengajaran, meliputi penjelasan materi-materi ajaran yang baru, waktu latihan, ujian, hasil belajar, dan rekomendasi.
TICCIT
TICCIT adalah singkatan dari Time-shared Inretactive Computer Controlled Information Television. Pengembangannya dimulai pada tahun 1971 diperusahaan MITRE, dengan dibiayai oleh National Science Foundation. Beberapa cirri khas dari TICCIT :
1. Dirancang agar semua jenis perangkat lunak dari bermacam-macam aplikasi dapat diterapkan secara terpadu.
2. Tidak dirancang untuk latih dan praktek, tapi lebih ke bentuk penjelasan (tutorial)
3. Memungkinkan pemakai untuk lebih berinisiatif dibandingkan dengan system CAI lainnya.
Setiap unit belajar TICCIT dilengkapi dengan sebuah telivisi berwarna papan bilah (keyboard) khusus, alat pendengar (earphone), tempat belajar dan buku catatan.
TICCIT sebenarnya dirancang untuk mahasiswa tingkat pemula. Banyak jenis aplikasi yang ditujukam bagi para remaja dan orang dewasa. Hak penjualan dan penyebaran TICCIT dikendalikan oleh perusahaan Hazeltine. Suatu cara belajar dengan TICCIT pada umumnya diberikan dengan beberapa kali peragaan pada layar televisi. Ada tiga infor,asi yang digunakan dalam peragaan yaitu :
 Aturan (rule), meliputi definisi, pernyataan mengenai suatu hubungan antar besaran dan prosedur-prosedur yang rinci.
 Contoh, penggunaan aturan, ilustrasi dan definisi, cotoh hubungan tertentu atau prosedur tertentu.
 Latihan, suatu cara bagi siswa untuk menguji kebolehan pengertian dan pengetahuannya.
Sebuah system TICCIT mampu melayani smapai dengan 128 unit belajar. Jalur komunikasi pada system ini amat rumit, karena harus menyalurkan gambar, suara, dan data. Dengan perkemabngan teknologo pada akhir-akhir ini, sitem TICCIT dapat diterapakan dengan cukup baik. Mengarang materi untuk sitem CAI lainnya, karena strategi rancangan yang telah terpadu.

Akan tetapi TICCIT belum memuaskan para perancangnya. Pada evaluasi yang dilakukam di tahun ajaran 1975-1976, dikemukan bahwa dua universitas, para mahasiwa yang mengundurkan diri dari pelajaran matematika TICCIT lebih besar jumlahnya dari kelas matematika biasa, akan tetapi mereka yang terus mengikuti matematika TICCIT, mencapai hasil yang baik. Sedikit sekali mahasiswa mahasiswa-mahasiswa yang disebut terakhir ini menemuai kesulitan dengan matematika pada masa belajar selanjutnya.

PROYEK CAI LAINNYA
Banyak lain proyek CAI yang penting.salah seorang perintis CAI adalah Dr.Patrick suppesdari departemen matematika,Universitas Stanford.Sejak tahun 1963 Dr.suppes sudah mengembangkan program untuk meningkatkan kemampuan anak-anak dalam pelajaran dasar logika,aritmatika dan membaca.pada tahun 1967 beliu membentk computer curriculum corporation (ccc) untuk mengembangkan dan memasarkan sistem CAI berdasarkan hasil penelitianya.
Dengan menggunakan CAI selama sepuluh menit dalam setiap hari nilai rata-rata siswa meningkat cukup tajam.Untuk materi ajaran yang sederhana CAI ternyata sangat berhasil.
Tokoh penting lainnya yang mengembangkan CAI adalah Alfred Bork,profesor fisika,ilmu komputer dan informasi dari University of California,Irvine.Beliau sudah mengembangkan CAI untuk membantu pengajaran fisika sejak tahun 1970.Hasil karyanya mencakup penggunaan grafika computer untuk mempelajari dan memahami konsep-konsep ilmu fisika.Alfred Bork amat optimis bahwa computer mikro akan mendorong perkembangan system CAI.

BELAJAR BERASISTEN KOMPUTER (CAL=Computer Assisted Learning)

 

Pada dasarnya CAL mendorong anak-anak dan remaja untuk memanfaatkan kemampuan computer,berdialog dengan computer dengan tata cara yang sederhana,sehingga menghilangkan kesan anak-anak dan remaja tentang kemisteriusan benda canggih ini.Perangkat lunak pada system CAL dirancang sedemikian rupa sehingga mudah di pergunakan kaum muda tanpa mengurangi kemungkinan menggali kemampuan computer sampai kepada batas kemampuannya yang tertinggi.
Mempersiapkan perangkat lunak semacam ini jelas tidak mudah.Bahasa pemrograman yang cocok untuk maksud ini belum ada.Sehingga system CAL dapat berperi laku yang sesuai dengan keinginan mereka.Seorang tokoh CAL yang tekemuka adalah Seymour papert,professor matematika dari massa chusetts institute of Technology.
Ia menyumbangkan banyak karya yang penting dalam mengembangkan CAL.profesor papert dalam hal ini bekerja sama dengan jean piaget.Bahasa pemrograman yang di ciptakan professor papert memungkinkan anak-anak melakukan hal-hal yang kreatif dan baru sifatnya.

ISYU DAN MASALAH
Apakah benar komputer meningkatkan kemampuan belajar? Atau apakah komputer akan mendorong manusia mengabaikan lingkup sosialnya? Salah seorang kritikus terkemuka adalah Anthony oettinger dari universitas Harvard, beliau berpendapat bahwa CAI masih terlalu dini untuk di masyarakat, belum diuji dengan baik, asumsi rancangan yang tidak realistis dan banyak sistem CAI hanya memindahkan isi buku ke komputer, tanpa pengarahan yang memadai. Beliau tidak membantah bahwa komputer akan mampu menunjang pendidikan.
Dari hasil survey CAI, ditemukan beberapa fakta,walau belum merupakan kesepakatan CAI terbukti tidak selalu meningkatkan kemampuan belajar siswa, juga diketemukan fakta bahwa untuk siswa yang lemah,CAI cenderung memudahkan masalah, sehingga siswa mendapatkan nilai prestasi yang tinggi. Murahnya harga komputer bukan merupakan satu-satunya alas an untuk memasukkan pemanfaatan komputer didalam pendidikan,khususnya sebagai pengganti pengajar. Para ahli komputer dan ahli pendidikan belum menemukan cara belajar yang tepat dengan bantuan komputer, tanggapan masyarakat masih belum konklusif, cendrung saling bertentangan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: